Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Kericuhan Demo Mahasiswa di DPRD Sulut, Polda Sulut Tegaskan Penanganan Massa Sesuai SOP

MANADO | SULUT•TODAY - Polda Sulawesi Utara menegaskan penanganan unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor DPRD Sulut pada Rabu (17/6/2026) dilakukan sesuai prosedur. Polisi juga menyayangkan aksi anarkis yang terjadi setelah demonstrasi yang awalnya berlangsung tertib berubah ricuh.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, Polri menjamin kebebasan masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum, namun pelaksanaannya harus tetap menjaga ketertiban dan keamanan.

Menurutnya, situasi mulai memanas ketika sebagian massa merobohkan pagar Kantor DPRD Sulut dan melakukan pelemparan ke arah area gedung.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan sejumlah isu, di antaranya koperasi merah putih, pelanggaran HAM, ketersediaan BBM subsidi, evaluasi program Trans Manado, publikasi draft RTRW, serta penolakan pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis oleh kampus.

Seiring meningkatnya eskalasi, aparat kepolisian melakukan pengendalian massa secara bertahap sesuai SOP. Petugas menggunakan water cannon, gas air mata, dan formasi pengamanan untuk mencegah situasi semakin meluas.

“Seluruh tindakan personel di lapangan dilakukan sesuai SOP. Prioritas kami menjaga keamanan masyarakat, melindungi fasilitas publik, dan memulihkan situasi agar kembali kondusif,” kata Kombes Pol Alamsyah.

Kericuhan berhasil dikendalikan sekitar pukul 18.30 Wita. Sejumlah peserta aksi sempat diamankan untuk pendataan dan pengamanan sebelum akhirnya dipulangkan.

Akibat insiden tersebut, pagar besi gerbang Kantor DPRD Sulut mengalami kerusakan dan sebagian roboh. Polda Sulut mengimbau seluruh elemen masyarakat mengedepankan dialog dan penyampaian aspirasi secara damai agar demokrasi tetap berjalan dengan tertib dan kondusif.  Sof

Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak