Dalam kegiatan itu, Kepala Cabang Pembantu BSI Bitung, Fahrun Massa, bersama Azis Yamani dan Mulyadi Kautjil memaparkan mekanisme serta persyaratan pengajuan KUR kepada para pedagang.
Fahrun mengatakan BSI berkomitmen mendukung pelaku UMKM melalui pembiayaan KUR yang disalurkan sesuai ketentuan pemerintah.
"Seluruh pelaku usaha memiliki kesempatan memperoleh KUR selama memenuhi persyaratan yang berlaku," ujar Fahrun.
Plt. Direktur Operasional Perumda Pasar Kota Bitung, Vanny Kaunang, S.IP, mengatakan Perumda Pasar berperan sebagai fasilitator yang menjembatani pedagang dengan lembaga pembiayaan. Pihaknya juga siap membantu pedagang dalam memenuhi persyaratan administrasi sesuai kewenangan perusahaan.
Menurut Vanny, melalui jaringan organisasi yang dipimpinnya, sekitar 300 pedagang dan pelaku UMKM telah memperoleh pembiayaan KUR dari berbagai lembaga perbankan maupun nonperbankan. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa akses permodalan bagi usaha kecil terus terbuka melalui kolaborasi berbagai pihak.
Melalui program KUR, pedagang dapat memperoleh tambahan modal untuk menambah stok barang, mengembangkan usaha, dan meningkatkan daya saing. Program ini juga mendapat apresiasi dari para pedagang karena dinilai mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil.
Perumda Pasar Kota Bitung dan BSI berharap kerja sama tersebut dapat menjangkau lebih banyak UMKM dan pedagang pasar sehingga mampu meningkatkan produktivitas usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Bitung. Sof