MANADO | SULUT TODAY - Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Utara dikawal kepolisian. Pertamina juga menyiapkan tambahan pasokan sebesar 30 persen dari stok normal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengurangi antrean di sejumlah SPBU.
Kepastian tersebut disampaikan setelah ra
pat koordinasi antara Polda Sulut dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di ruang kerja Kapolda Sulut, Jumat (16/10/2026) malam. Rapat yang dimulai pukul 18.40 WITA itu membahas langkah penanganan antrean kendaraan di SPBU.
Dalam rapat tersebut, Pertamina menyampaikan telah menyiapkan stok BBM sebanyak 5.000 kiloliter (KL) untuk wilayah Sulawesi Utara. Pasokan itu dijadwalkan didistribusikan ke seluruh SPBU pada Jumat malam, disertai penambahan 30 persen dari stok normal.
Kapolda menegaskan, jajaran kepolisian akan mengamankan dan mengawal distribusi, terutama BBM jenis Pertalite dan Solar, agar penyalurannya berjalan lancar.
“Kami memastikan pendistribusian BBM akan dikawal oleh jajaran kepolisian, sehingga pasokan dapat sampai ke SPBU dengan aman dan tepat waktu. Masyarakat tidak perlu khawatir atau panik,” kata Yudo.
Pengamanan akan difokuskan pada jalur distribusi mobil tangki serta titik rawan kepadatan, khususnya kawasan Ring Road dan wilayah Minahasa Utara. Personel kepolisian juga akan membantu mengurai antrean dan menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Selain pengamanan distribusi, langkah yang dibahas meliputi percepatan bongkar muat kapal, optimalisasi pasokan, kesiapan armada mobil tangki, serta optimalisasi operasional SPBU yang melayani masyarakat selama 24 jam.
Kapolda juga berkoordinasi melalui panggilan video WhatsApp dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, untuk membahas ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM di Sulawesi Utara.
Polda Sulut dan Pertamina akan memperkuat komunikasi publik terkait stok dan perkembangan distribusi BBM guna mencegah kepanikan serta pembelian berlebihan.
Kapolda mengimbau masyarakat tetap tenang dan tertib saat mengantre serta tidak membeli BBM secara berlebihan.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sulut, termasuk Karo Ops Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli, Dirpamobvit Kombes Pol Nanang Heru Purwoko, Dirreskrimsus Kombes Pol FX Winardi Prabowo, Dirintelkam Kombes Pol Malpa Malacoppo, Kabid Humas Kombes Pol Endrastiawan Setyobowowo, serta Wadir Lantas AKBP Dasveri Abdi.
Turut hadir Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen.
{ S. Mamaonto }
